banner 1024x768
BerauBeritaKesehatan

Proyek Pembongkaran dan Pembangunan Gedung Baru Puskesmas Tanjung Redeb Ditargetkan Rampung Desember 2024

×

Proyek Pembongkaran dan Pembangunan Gedung Baru Puskesmas Tanjung Redeb Ditargetkan Rampung Desember 2024

Sebarkan artikel ini

TANJUNG REDEB, Harapan Post – Proyek pembangunan gedung baru Puskesmas Tanjung Redeb tengah memasuki tahap pembongkaran dan perataan tanah bangunan lama yang sudah mencapai 90 persen. Dengan anggaran lebih dari Rp 6 miliar dari APBD 2024, gedung baru seluas 800 meter persegi dan berlantai dua ini ditargetkan selesai pada bulan Desember 2024, guna meningkatkan pelayanan kesehatan yang lebih maksimal dan bersih bagi masyarakat Kecamatan Tanjung Redeb dan sekitarnya.

Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Proyek Pembangunan Gedung Baru Puskesmas Tanjung Redeb Deddy Adi Chandra mengatakan kondisi terkini telah memasuki tahap pembongkaran dan perataan tanah bangunan lama yakni mencapai 90 persen.

“Masih tahap pembongkaran sudah 90 persen tinggal pembersihan lokasi. Soalnya di sana sudah ada alat berat dan tiang pancang atau paku bumi telah siap ditancap,” ujarnya, Rabu (7/8/2024).

Ia mengatakan proyek pembangunan gedung baru Puskesmas Tanjung Redeb mengeluarkan anggaran APBD 2024 sebanyak Rp 6 miliar lebih ditargetkan rampung bulan Desember 2024 mendatang.

“6 Miliar lebih diperkirakan selesai bulan Desember dengan luas sekitar 800 meter persegi serta memiliki 2 lantai. Jadi itu gedung rehap total dan Puskesmas bakal punya gedung baru,” ucapnya.

Sebab tujuan renovasi gedung Puskesmas Tanjung Redeb yang lama karena belum memenuhi syarat standar akreditasi Kementrian Kesehatan (KemenKes) RI.

“Sehingga kami sesuaikan. Jadi dibongkar bangunan lama dan bangunan labkesda bagian belakang juga supaya jadi satu puskesmas,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan (Dinkes) Berau Jaka menambahkan untuk pelayanan di Puskesmas Tanjung Redeb tidak ada rawat inap.

“Karena sudah di back-up sama rumah sakit yang ada pelayanan di Puskesmas adalah rawat jalan dan IGD 24 jam,” tuturnya.

Begitu juga untuk berapa kasur IGD 24 jam dan rawat jalan tersedia di Gedung Baru Puskesmas Tanjung Redeb masih dalam tahap koordinasi lebih lanjut.

“Tergantung kebutuhan ke depan masih kami rapatkan dengan manajemen puskesmas. Tapi biasanya tidak sampai 10 tempat tidur rawat jalan atau pun IGD yang disediakan nantinya,” imbuhnya.

Kemudian ketersediaan IGD 24 jam di Puskesmas Tanjung Redeb nantinya kata dia untuk menangani kasus-kasus tertentu yang bisa ditangani tanpa harus merujuk ke Rumah Sakit Abdul Rivai.

“Kemudian kalau standarisasi non rawat inap itu ada dua dokter lalu kalau IGD itu minimal ada 3 dokter,” pungkasnya.

Reporter: Irfan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *